Kesha Protes Lagu “Blow” Dipakai Gedung Putih AS Buat Konten Perang

Penyanyi Kesha mengecam Gedung Putih AS setelah lagunya dipakai sebagai latar video TikTok yang dinilai memicu kekerasan dan ancaman perang.

Lewat Instagram Story yang kemudian diunggah ulang ke akun X pribadinya, pelantun “Die Young” itu mengaku baru mengetahui penggunaan tersebut.

Ia menyebut upaya meremehkan isu perang sebagai tindakan yang menjijikkan dan tidak manusiawi, serta menegaskan tidak pernah memberikan izin agar musiknya dipakai untuk mempromosikan kekerasan dalam bentuk apa pun.

Lagu yang dimaksud adalah “Blow,” yang dirilis pada 19 November 2010 dalam album Cannibal (Expanded Edition).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *