Kepergian penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk pendakwah Husein Ja’far Al Hadar. Sosok yang akrab disapa Habib Ja’far itu mengenang Vidi sebagai pribadi yang memiliki perhatian besar terhadap urusan ibadah.
Ditemui setelah prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Habib Ja’far mengungkapkan bahwa komunikasi mereka selama ini lebih banyak membahas soal agama. Menurutnya, pelantun lagu “Nuansa Bening” itu kerap bertanya tentang berbagai hal terkait ibadah.
“Kalau WhatsApp-an masih sering, dan semuanya tidak pernah personal, tapi urusannya bertanya tentang berbagai hal soal ibadah. Yang terakhir bertanya soal bagaimana keterbatasan beliau untuk berwudu dan salat. Jadi, semua komunikasinya tentang bagaimana beliau lebih memperbaiki diri, lebih meningkatkan ibadahnya,” ujar Habib Ja’far kepada awak media di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dikutip dari Antara, Minggu (8/3/2026).
Habib Ja’far juga menilai kepergian Vidi terjadi pada waktu yang sangat baik. Ia menyebut sang musisi mengembuskan napas terakhir di bulan suci Ramadan, bertepatan dengan momen Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan.
Menurutnya, perjuangan panjang Vidi melawan kanker ginjal selama bertahun-tahun tanpa banyak mengeluh menjadi bagian dari proses spiritual yang mendekatkannya kepada Tuhan.
“Insya Allah sahabat kita, keluarga kita, Vidi Aldiano, dalam keadaan yang terbaik, karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadan, dan hari diturunkannya Al-Quran, yaitu Nuzulul Quran 17 Ramadan. Justru semakin dekat kepada Allah, semakin banyak ibadahnya,” tuturnya.
Habib Ja’far juga mengajak masyarakat serta para penggemar untuk memberikan doa bagi almarhum. Ia menilai doa dan upaya memperbaiki diri menjadi hadiah terbaik untuk mengenang sosok yang dikenal luas sebagai pribadi hangat dan penuh persahabatan itu.
“Hadiah terbaik untuk beliau adalah dua. Pertama, mendoakannya, dan yang kedua, kita memperbaiki diri agar ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua,” kata Habib Ja’far.
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano yang memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano berlangsung khidmat di TPU Tanah Kusir hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Ratusan pelayat yang terdiri dari keluarga, sahabat, musisi, hingga sejumlah figur publik turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker.

